BOYOLALI  – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) berhasil menutup Masa Siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NATARU) dengan kinerja prima. Komitmen menghadirkan layanan listrik tanpa kedip selama periode kritis ini dibuktikan dengan nihil-nya gangguan mayor pada sistem transmisi 500 kV dan 150 kV yang dikelola oleh PLN UIT JBT.

 

Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengamanan yang dilaksanakan secara proaktif, salah satunya melalui inspeksi intensif General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady, yang dilakukan pada masa siaga NATARU, yaitu di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Ampel, Boyolali, pada 26 Desember 2025.

 

GITET Ampel, yang berfungsi sebagai simpul interkoneksi utama dengan total kapasitas daya hingga 1.000 Mega Volt Ampere (MVA), menjadi titik fokus pengamanan. Kesiapan teknis GITET ini terbukti mampu menahan lonjakan dan fluktuasi beban selama masa Siaga, memastikan kontinuitas pasokan, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Solo Raya.

 

Handy Wihartady menyampaikan apresiasi dan menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari perencanaan matang dan dedikasi personel.

“Masa Siaga NATARU 2025/2026 telah kita lewati dengan sukses, dan target ‘Zero Down Time’ pada sistem transmisi berhasil kami emban. Inspeksi yang kami lakukan di GITET Ampel adalah bagian integral dari upaya preventif untuk meminimalisir risiko,” ujar Handy Wihartady.

 

Keberhasilan ini membuktikan bahwa sistem kelistrikan, didukung aset strategis seperti GITET Boyolali yang kuat dengan skema redundansi N–1, sangat teruji dan mampu memberikan jaminan listrik yang andal bagi masyarakat untuk beribadah dan merayakan pergantian tahun dengan khidmat dan nyaman.

 

Sementara itu, Ardylla Rommyonegge, Manager UPT Salatiga, unit yang secara langsung mengelola operasional GITET Ampel, menyoroti kesiapan personel dan peralatan sebagai penentu kesuksesan di lapangan.

“Kesiapan GITET Ampel tidak hanya soal kapasitas, tetapi juga kesiapan tim teknis yang siaga 24 jam. Kami telah melaksanakan prosedur pemeliharaan dan operasi dengan standar ketat. Kontribusi dari seluruh tim UPT Salatiga adalah kunci dalam menjaga keandalan GITET Ampel sebagai benteng utama kelistrikan Jawa Tengah,” kata Ardylla Rommyonegge.

 

PLN UIT JBT berkomitmen untuk terus menjaga performa sistem transmisi pada level prima, memastikan bahwa infrastruktur kelistrikan nasional selalu dalam kondisi terbaik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan energi masyarakat.

 

Narahubung :

Irfan Saputra

Manager Komunikasi dan TJSL

PLN UIT Jawa Bagian Tengah

Email : pln.uitjbt@pln.co.id